| |

Biar Gak Bingung, Perhatikan Tips Memilih Durian

Mahal tapi banyak yang antri mau beli. Itulah salah satu keunggulan buah durian. Kebanyakan orang yang suka durian akan cenderung menjadi penggila durian. Tak heran jika buah durian mendapat julukan sebagai king of fruit. Durian benar-benar buah yang unik. Jenis atau varianya sama, jika ditanam di tempat yang berbeda, rasa buahnya bisa jadi akan berbeda. Maka tak heran jika di Indonesia orang lebih suka menyebut durian dengan nama wilayah asal durian tersebut daripada menyebut nama varietasnya. Durian juga mampu membagi manusia menjadi dua kelompok, yaitu pembenci dan penyuka durian.

Secara umum penyuka durian biasnya akan mencari durian yang matang alami, berdaging tebal dan kesat. Namun memilih durian yang bagus dan enak tidaklah mudah. Banyak yang kebingunan ketika akan memilih durian. Banyak juga yang hanya mengadalkan perasaan dalam memilih durian, dan ketika sudah dibuka ternyata isinya zonk banget. Nah, agar tidak bingung dan tertipu dalam memilih durian, berikut admi berikan tips dalam memilih durian yang dirangkum dari berbagai sumber.

Pakai Cara lama, Mencium Aromanya

Durian yang matang sempurna menimbulkan aroma yang kuat dan harum (untuk penyuka durian), sehingga mudah untuk mendeteksinya. Akan tetapi kawan dewa perlu waspada karena ada juga oknum penjual durian yang nakal dengan merekayasa hal tersebut. Mereka menambahkan zat lain atau menyemprot durian dengan larutan durian harum.

Amati Bentuk Buah

Menurut para penggila durian, durian yang bentuknya bulat biasanya isinya lebih banyak dan cenderung tebal. Sedang buah yang bentuknya terlalu lonjong memiliki daging yang lebih sedikit.

Perhatikan Berat Durian

Biasanya kita akan berpikir bahwa “Semakin berat buah durian, mungkin akan semakin banyak isinya”. Namun, ternyata menurut beberapa penggila durian, cara memilih durian yang tepat justru adalah memilih buah yang ringan. Bobot durian yang ringan bisa menjadi pertanda kalau buah durian tersebut matang dan berdaging tebal. Durian yang berat cenderung bijinya yang besar, bukan dagingnya.

Perhatikan Tangkainya

Siapa sangka kalau tangkai durian bisa menjadi petunjuk untuk memilih durian.Durian dengan tangkai yang tebal dan pendek menunjukkan bahwa daging buah durian tersebut tebal dan banyak. Sebaliknya jika tangkainya ramping dan panjang, biasanya daging durian tersebut sedikit dan tidak terlalu tebal. Tangkai yang kering juga bisa menjadi petunjuk bahwa durian sudah lama diambil. Tangkai yang segar dan bergetah pertanda jika durian tersebut baru diambil dari pohon.

Jika menginginkan buah yang masak di pohon, perhatikan ujung tangkainya. Jika terlihat ada bekas putus secara alami, maka kemungkinan besar buah tersebut masak di pohon. Namun jika ada bkas sayatan, artinya buah itu dipetik sebelum matang di pohon.

Ketuk Durian Dan Perhatikan Bunyinya

Cara ini juga sering dilakukan oleh para penjual durian.  Ketuk durian dengan pisau atau benda yang lain. Bila durian sudah matang, bunyinya akan terasa sedikit berat dan terendam seperti “bluk-bluk”. Sedangkan suaranya serasa seperti rongga, maka bisa menjadi tanda bahwa durian sudah tak lagi segar.

Perhatikan Bentuk Duri

Untuk mendapatkan durian yang paling enak dan matang, Anda juga bisa mencermati bentuk durinya. Pilih durian dengan bentuk duri pendek dan jarang, karena dipercaya dagingya tebal dan manis. Sebaliknya, jika durinya panjang dan rapat, maka kemungkinan besar dagingnya sedikit dan kurang manis.

Pastikan Durian Masih Utuh Dan Belum Terbuka

Durian yang sudah terbuka kulitnya memang lebih mudah untuk mengenali aromanya. Tetapi sangat disarankan untuk tidak memilihnya karena kulit yang sedah terbuka akan membuat daging durian terkena angin dan rasanya menjadi hambar.

Berburu Langsung Ke Petani

Cara ini tetap membutuhkan cara no 1 sampai 7. Namun demikian dengan berburu langsung ke petani akan mendapatkan pengalaman baru, karena kita bisa bertanya banyak tentang durian dan biasanya petani akan lebih tahu dan mau untuk bercerita tentang durian yang dimilikinya.

Selain pengalaman lebih, hal lain yang bisa didapatkan adalah kepercayaan. Kebanyakan mereka akan lebih jujur tentang kondisi durianya. Hal ini karena mereka tidak terlalu banyak beresiko modal disbanding dengan para penjual durian yang harus membeli terlebih dahulu ke petani. Kemungkinan besar kita juga akan mendapatkan harga yang lebih murah, apalagi jika pandai menawar. Namun jika tidak menawarpun, kita tepat mempunyai kebanggaan tersendiri karena telah sedikit berbuat lebih untuk kesejahteraan petani.

Buka Di Tempat Membeli

Cara yang terakhir jika memang benar-benar malas untuk memilih, kita bisa meminta penjualnya membukakan langsung di tempat. Mintalah garansi jika durian yang dibuka tidak enak. Cara ini tentu lebih aman, akan tetapi mungkin yang bis akita klaim lebih pada rasa enak dan tidak enak. Tentang selera warna, karakter daging mungkin akan sedikit terabaikan.

Cara ini juga bisa dijadikan sebagai pedoman memilih penjual yang bagus. Jika penjualnya sigap dan bisa memilihkan buah durian seperti yang kita inginkan, maka bisa dipastikan penjual tersebut benar-benar mengerti tenatang durian. Namun sebaliknya jika dia bingung dan banyak salah dalam memilihkan durian, artinya dia hanya pura penduri (pura-pura penjual durian)

Nah, sudah mengerti bagaimana cara memilih durian…yuuukks segera berburu.

Artikel Terkait : Sugito, Pelestari Durian Lokal Banjaroyo

Similar Posts

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *